Ayah, yang Tak Pernah Lelah.
Halo ayah! Tulisan ini aku tulis untuk ayahku satu-satunya yang nggak pernah lelah dalam hidupnya. Entah kata apalagi yang lebih tinggi dari terima kasih selain do'a yang bisa ku panjatkan untuk membalas semua perlakuannya, usahanya, air matanya, keringatnya, dan rasa lelahnya. Ayahku juga sama seperti manusia lainnya. Dia tak sempurna. Tapi dia selalu berusaha menjadi sempurna untuk ibuku, aku, dan adik-adikku. Dia selalu berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dalam menjalani perannya sebagai seorang suami sekaligus ayah. Aku dan Ayah. Saat kecil dulu, aku juga pernah merasakan hal-hal tidak mengenakan yang tentu saja berbekas di memoriku hingga saat ini. Tapi, aku tau ayah juga manusia biasa yang pernah berbuat kesalahan, perlu belajar, dan berubah menjadi lebih baik lagi. Tapi kini ayah mampu mengubah hal-hal tidak mengenakan itu menjadi hal yang paling membahagiakan dan penuh rasa syukur. Ayah mampu mengubah bayang-bayang hitam itu menjadi cahaya warna-warni yang indah. Lagipu...